Chat Admin
Kantor Pusat Jl. Kebun Raya No 73 Yogyakarta
081225942144

Mengenal & menanggulangi SAKIT MAAG (Dispepsia Sindrom)

Problem lambung dan saluran pencernaan terdengar sebagai hal biasa bagi kebanyakan orang, khususnya di kalangan pekerja di perkotaan. Tuntutan pekerjaan yang tinggi, padatnya lalu lintas, jarak tempuh yang jauh antara kantor dan rumah, serta persaingan kerja seringkali menjadi alasan para profesional ”lupa pada perutnya”. Data yang diperoleh berdasarkan desk reseach yang dilakukan Brains & Co baru-baru ini menyebutkan, lima dari 10 orang atau satu dari dua orang profesional di kota besar berpotensi terkena penyakit maag.

Gejala baru sakit maag

Dr. Fatimah Eliana Taufik, SpPD dari RS Mitra Kemayoran mengemukakan, masih banyak masyarakat yang keliru dalam memahami penyakit maag. Sebenarnya penyakit maag yang biasa dipakai dalam bahasa sehari-hari merupakan organ tubuh lambung. ”Istilah penyakit maag sudah tidak tepat digunakan untuk istilah sehari-hari. Yang lebih tepat adalah sindroma dispepsia,” ujarnya. Boleh saja istilah sakit maag digunakan. Namun, perlu dipahami yang terkena bukan hanya maagnya saja, melainkan organ saluran cerna yang lain.

Sindroma dispepsia adalah suatu kumpulan gejala rasa sakit atau rasa tidak nyaman di ulu hati, saluran cerna bagian atas dan organ sekitar. Gejala yang menyertai sindrom dispepsia atau sakit maag ini bukan hanya berupa nyeri di ulu hati saja. Bahkan, seringkali gejala yang menyertai lebih dominan seperti rasa mual, kembung, rasa penuh, muntah, cepat kenyang dan sering bersendawa.

Eliana menyebutkan, ada satu lagi keluhan yang sering tidak disadari bahwa itu merupakan bagian dari sindroma dispepsia yakni gejala nyeri dada. Keluhan nyeri dada bukan sematamata disebabkan dari sakitjantung. Tetapi nyeri di dada justru paling sering adalah akibat sakit maag. ”Keluhan nyeri dada seringkali dirasakan pada malam hari, tidakjarang pula terjadi di siang hari. Ketika kita sedang enak-enak duduk tiba-“tiba saja dada terasa sakit atau panas,” katanya.

Eliana menambahkan, keluhan nyeri ulu hati atau sindroma dispepsia ini tidak semata-mata di ulu hati saja, tapi bisa di dada dan di tempat-tempat lain. Untuk membedakan apakah nyeri dada tersebut disebabkan oleh sakit maag, cukup dengan minum air putih. Apabila setelah minum air putih serangan itu hilang, kemungkinan besar itu disebabkan oleh asam lambung. Eliana juga menyampaikan, diare bisa menjadi indikasi akan penyakit maag. Untuk itu gejala sakit maag tidaklah seringan atau tidak sesederhana seperti yang dibayangkan.

TIDAK SEMPAT SARAPAN SALAH SATU PENYEBAB

Tidak sempat sarapan merupakan salah satu faktor pencetus sakit maag. Lalu, mengapa orang yang tidak sarapan bisa terserang sakit maag? Dokter Eliana menguraikan, hal ini terjadi karena pada pagi hari kebutuhan kalori seseorang cukup banyak. Sehingga ketika seseorang tidak sempat sarapan, maka lambung akan memproduksi asam lambung yang lebih banyak. Hal ini seiring dengan peningkatan stres dan peningkatan kerja seseorang. “Ketika kita stres akan mengeluarkan berbagai hormon, seperti endoktrin yang sifatnya merangsang produksi asam lambung. Jadi bukan stres yang langsung menyebabkan sakit maag tetapi stresnya yang menimbulkan rangsangan hormon tertentu dan hormon ini yang akan merangsang produksi asam lambung,” terang Eliana.

Mengonsumsi kopi sebagai pengganti sarapan juga bisa menjadi pencetus, karena kandungan kefeinnya. Bukan hanya kopi, tapi semua produk kopi dan semua produk yang mengandung kafein, misalnya obat batuk, obat sakit kepala. Eliana mengimbau penderita sakit maag untuk mewaspadai penggunaan obat antinyeri. Dia pun melarang penderita maag untuk meminum obat yang di dalam kandungan isinya terdapat asam befenamat atau asam asetilsalisilat.

Kemudian, jika dulu kita hanya menganggap kelompok makanan pedas dan asam yang dapat memicu asam lambung, kini tinggalkan anggapan itu. Karena nyatanya makanan bersantan patut pula dihindari. ”Mungkin selama ini kita tidak mengetahui bahwa makanan santan biasa dan tidak pedas, seperti sayur lodeh ternyata juga bisa menjadi pemicu sakit maag,” tukasnya. Begitu pula bagi Anda yang biasa menggunakan cokelat sebagai kudapan pengganjal perut. “Orang yang sedang mengalami serangan sakit maag, jangan makan cokelat untuk mengganjal perutnya, karena malah akan bertambah nyeri,” jelas dokter sekaligus dosen penyakit dalam FK YARSI ini.

POLA HIDUP DAN SAKIT MAAG

Masih menurut Eliana, selain pola gaya hidup yangjauh dari baik, seperti merokok, minuman beralkohol, soda, penyakit ini dapat pula disebabkan oleh adanya infeksi kuman Helicobacter pilory. Sebenarnya, prevalency sindroma dispepesia yang disebabkan infeksi Helicobacter pilory tidaklah banyak. Sekitar 90% sindroma dispepsia yang dijumpai di lapangan tidak disebabkan oleh kuman. Sehingga antibiotik bukanlah obat yang tepat untuk digunakan. Helicobacter pilory adalah kuman yang senang hidup di daerah asam. Pada umumnya kuman tidak menyukai hidup di daerah asam lantaran pekat dan bisa menghancurkan pertumbuhannya. “Hanya kuman Helicobacter pilory yang senang hidup di daerah asam, bisa tidur bahkan bisa tumbuh dan berkembangbiak, Kuman ini biasanya menimpa pada orang yang suka mengonsumsi makanan yang kurang bersih” terang Eliana.

KOMPLIKASI DARI MAAG

Untuk orang yang telah mengalami sakit maag bertahun-tahun, ternyata bisa menimbulkan komplikasi yang tidak ringan. Komplikasi ini nantinya akan mengakibatkan terjadinya ulkus peptikum, yaitu suatu keadaan luka di dinding lambung, bisa dalam atau lebar tergantung dan berapa lama lambung terpapar dengan asam lambung.

 

Ulkus peptikum yang terus menerus akan menyebabkan luka semakin dalam yang menimbulkan komplikasi perdarahan saluran cerna. Biasanya pasien akan mengeluh muntah darah. Akan tetapi gejala muntah darah timbul belakangan, gejala yang paling dulu dikeluhkan adalah buang air besar berwarna hitam. “Itu artinya sudah ada perdarahan awal. Kalau muntah darah itu artinya sudah lebih lanjut lagi” katanya.

Dan komplikasi yang paling dikhawatirkan, menurut Eliana, yaitu kanker lambung. Jika ini terjadi penderitanya harus dioperasi. Yang dioperasi bukan hanya daerah yang ada kankernya saja, melainkan jaringan sehat yang ada di sekitarnya pun biasanya ikut diambil pula. Hal ini dilakukan karena dokter tidak tahu sudah sampai sejauh mana kanker menyebar ke daerah
sekitarnya. “Jadi memang komplikasinya ini cukup luas dan cukup berbahaya jika tidak diperhatikannya dengan baik”.

Hal yang paling penting untuk menghindari gangguan dispepsia atau sakit maag berikut komplikasinya ini cukup sederhana, diantaranya seperti dibawah ini:

Pertama, adalah kebiasaan hidup sehat dengan makan teratur, menghindari makanan yang dapat memicu produksi asam lambung berlebihan, mengelola stres agar hormon yang terbentuk juga tidak merangsang produksi asam lambung, lalu menyediakan obat-obat yang lengkap agar tidak terjadi serangan.Kedua, menetralkan asam Iambung di dalam lambung yang dikenal dengan pengobatan antasida yang berfungsi menetralisir asam lambung.

Ketiga, mengurangi produksi asam lambung dengan mengonsumsi golongan obat acid blocker yang sifatnya mengurangi asam lambung.

Keempat, memperkuat pertahanan mukosa lambung. Pengobatan ini biasanya dilakukan kepada penderita sakit maag yang cukup parah. Dalam artian, keluhannya sudah sering sehingga mengganggu aktivitas penderita disertai muntah-muntah. Pada kondisi ini, harus dilakukan kombinasi yang cukup baik dan tidak bisa hanya dengan satu macam pengobatan saja. (Zulhayani Asni)

* diolah dari berbagai sumber.

Herbal spesial berisi nutrisi alami penting untuk lambung yang diramu khusus guna penyembuhan gangguang pencernaan. Diproses dari tanaman sari serai umbi garut, kunyit & 10 tanaman lain yang berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan gejala yang menyertainya. Dengan menjaga pola istirahat dan konsumsi rutin serta dosis tepat maka gangguan pencernaan dapat tersembuhkan dengan baik & alami.

X